Senyum-senyum liat foto-foto album kenangan waktu dulu ke Bali. Inget banget, anting pernah dirampas monyet di Sangeh. Terus masih nggak lupa, main ke rumah temen mama yang anaknya seumuran aku, namanya Dayu tapi ini perempuan ya, dan banyak banget anjing di jalanan. Masih nggak lupa juga nginep di Hotel Sanur yang di baliknya langsung pantai.


Sesuai janjiku ke kalian ya, ini aku lanjut ceritaku Day 2 di Jepang, aku mah aapa tuh ya, nggak bisa cerita sedikit-sedikit, day 2 aja mesti jadi 2 part. But, I promise this is my last part in day 2.

Setelah melewati hari yang panjang, Sabtu lalu seharian di Osaka, muter-muter Umeda Sky Building, jalan-jalan malam di Dotonburi dan akhirnya kita tepar di kamar sempitnya Zipang, cerita masih belum usai, masih ada 11 hari lagi. Dan ini adalah cerita di hari kedua kami, aku dan Leni di Osaka, Jepang.

Okelah, ini saatnya membayar hutang saya ke kalian, bercerita tentang perjalanan akhir tahun lalu. Again, aku buat info sedikit untuk mengingatkan kalian, akhir tahun lalu saya berdua sahabat tercinta, ternyebelin, terngeselin terngangenin si Lenifebri. Kami berjalan full 12 hari, 8 hari Jepang, 4 hari Korea.


Kalian pernah punya mimpi ingin pergi ke Jepang? Merasakan sensasi jalan-jalan di Jepang, belanja di Jepang, foto-foto, kulineran? Bebas ya, namanya juga mimpikan?

emeron hair care

Setiap wanita di muka bumi ini punya mimpinya masing-masing, termasuk aku. Kami wanita, dengan berbagai keterbatasan tetap punya mimpi yang besar. Mimpi menjadi anak kebanggaan orang tua, mimpi punya karir dan prestasi yang luar biasa, mimpi jadi yang berguna untuk sekitar dan lain sebagainya.

“Dek, ada Skippy nih. Enaknya dibikin apa ya?” Tanya mbak Titi ke si adek.

“Ah Skippy mah diolesin di roti tawar juga udah enak, kan emang Skippy-nya udah enak.”

Kadang si adek suka bener uga kalau ngoceh. Tapi, kan, sayang skill masakku yang enggak seberapa ini masa enggak dilatih.