Sudah sekian lama nggak jalan jauh, sepulang dari perjalanan 2 minggu, Jepang-Kore, akhir 2017, aku pribadi ada rasa jengah jalan jauh. Mungkin mamang benar, yang namanya jalan-jalan 1 minggu tuh udah paling puas, karena begitu memasuki minggu kedua, terbang dari Jepang ke Korea kita berdua mulai merasa lelah dan kangen Indonesia, pengin pulang.


Suatu sore di rumah Mama.

“Mbak, masak kek. Udah jarang pulang nggak pernah masak lagi.”

Gerutu si adik yang sore itu sepertinya kelaparan, aku pusing bukan kepalang. Bukannya nggak mau masak, tapi emang nggak bisa masak akunya tuh. Sekonyong-konyong aku cari-cari resep sana-sini dari search Cookpad sampai berselancar di Google Search.


Tadi pagi terjadi perbincangan halusinasi paling menyenangkan di kantin kantor.

“Ti, kapan lo nikah? Buruan lah dicari partnernya.” Yang sudah tidak muda lagi dan belum nikah paham betul lah ya, nyebelin banget ditanya begini pun. Dia penasaran? Lah kita yang ditanya lebih penasaran lah.

Sambil ketawa-ketiwi aku mencoba menjawab dengan santai, padahal hati dongkol, “Yah, kalau nggak Sabtu, palingan Minggu.”