Ketika Cewek Hobby Pelihara Iguana


Ini adalah kisah seorang anak perempuan, single umur sekian tahun dan jatuh cinta sama hewan reptil yang menurut aku agak aneh untuk dicintai, iguana. Kebayang enggak sih, perempuan kok piaranya reptil, kalau piara buaya darat mah masih agak wajar ya, nah ini piara semacam kadal, Iguana.
Sejujurnya sampai detik ini, aku masih sangat geli sama hewan satu ini, bagaimanapun wanita satu ini mencoba membuatku ikutan jatuh cinta. Aku masih sangat enggak paham apa yang bikin dia tergila-gila reptil satu ini. Akhirnya, malam ini aku coba minta dia untuk ceritakan selengkap-lengkapnya tentang iguananya, dan iya, dia semnagat bukan main.

Sebenarnya kecintaan dia sama iguana berawal dari adek cowokku, si Ardi yang saat itu tiba-tiba piara iguana. Nah, jadi gini ya, intro dulu, si Ardi ini hobby piara binatang, apa juga dipiara sama dia. Sampe pernah dia miara anak ayam di dalam lemari bajunya karena enggak diizinin mama buat piara binatang. Ami ini, awalnya sama kayak aku, geli liatnya, iguana kecil itu bentukknya beneran miriip sama kadal, siapa yang enggak gelikan liatnya. Aku sama cicak aja geli luar biasa, apalagi sama yang ini.

Nah, ini aku coba jabarkan satu persatu iguana-iguana yang pernah sampai yang sedang menemani kehidupan Ami, sepupu perempuan yang cukup aneh.

Si Bejo



Si Bejo ini adalah iguana piaraan si adek aku, warnanya hijau, kecil, makannya banyak, sangat mirip kadal. Ternyata di sini, adalah awal Ami tergila-gila sama Iguana. Yang awalnya dia geli, takut, benci berubah jadi cinta, tuh kan jarak benci sama cinta tipis, jadi hati-hati. 

Bejo ini sayang banget hidupnya enggak sebejo nasibnya, pernah hilang, kemudian ketemu, sampai akhirnya harus mengakhiri hidupnya di ban motor pacarnya si adek. Ini ya, di rumah suasana udah enggak enak banget, semua orang sedih, sejujurnya kecuali aku. Bukannya enggak punya hati nurani, tapi lebih ke aku geli sekali liat reptil berkeliaran di rumah, karena belakangan dia mulai di lepas, suka tiba-tiba ada di gorden, sofa ruang tamu, pintu, lantai, kan ngeri ya.

Si Slamet




Setelah wafatnya si Bejo, Ami ini bertekad untuk membeli dan merawat her own Iguana, panggilan manisnya Iggy. Akhirnya dia membeli si Slamet, secara online, si Slamet ini dipaketin macem barang pecah belah. Si Slamet ini diberi nama lengkap Slamet Barokah bin Bejo, maksudnya biar hidupnya selamat. 

Hanya saja lagi-lagi, nasibnya enggak selamat, dia mengalami perjalanan panjang selama 3 hari di dalam kotak, dan tubuh mungilnya ini akhirnya lemah tak berdaya, Slamet menderita gangguang pencernaan dan mengakhiri hidupnya setelah genap 1 bulan bersama Ami. Jangan tanya bagaimana sedinya Ami, muka sedihnya ngalah-ngalahin muka anak perawan abis diputusin pacar.

Si Hejo (Hijau)



Yang satu ini perjalanannya lebih panjang dan mengharukan lagi. Ternyata setelah sepeninggal Slamet, Ami sama sekali enggak nyerah, malah semakin penasaran buat pelihara lagi. Bertemulah dia dengan si Hejo ini, namanya sederhana, Hejo. Harapannya supaya enggak meninggal dengan tragis karena keberatan nama seperti almarhum saudara-saudara sebelumnya. Si Hejo ini, jauh-jauh dibeli dari breeder di Surabaya. Pertemuan pertama Hejo dan Ami adalah moment sakral, H-sangat sedikit lagi Lebaran Idul Fitri 2017.

Si Hejo ini dibeli dengan ukuran yang lebih besar dari saudara-saudara sebelumnya. Dan yang satu ini alhamdulillah, Ami sukses membesarkan dan merawatnya sampai hari ini. Dari si Hejo ini masih mungil, sampai sekarang mulai terlihat bongsor dan lebih mengerikan. Buat aku.

Si Mercy (Anugrah)



Di sini Ami mulai expert, mulai sudah belajar sangat banyak dari Mbah Gugel tentang si Iggy ini. Kehadiran Mercy ini, berawal dari keinginan Ami untuk mengadopsi Iguana yang warna merah. Ini semacam, yah manusia enggak ada puasnya ya, hihihi. Kebetulan juga ternyata sellernya di Cikarang, deket nih sama domisili Ami sekarang. Ketemuanlah, dan diboyonglah si Mercy ke kosan.

Di kosan, selayaknya dokter Iguana spesialis, Ami memeriksa kondisi si Mercy. Dan ternyata, dia menemukan semacam benjolan di perut Mercy, yang diketahui merupakan BS, semacam penyakit makanan yang menggumpal di dalam perut, dan ada kelainan di mata Mercy, dia sebutnya sih Eklips. Di sini Ami merasa enggak kuat liat Mercy, enggak tega, masih enggak kebayang kalau nanti harus ditinggal lagi, semacam trauma ditinggal pacar. Akhirnya si Mercy, dikembalikan ke sellernya, dan ini merupakan jalan Ami untuk bertemu si kurang jodoh berikutnya.

Si Maroon (Merah)



Akhirnya Ami menemukan  si Maroon, iguana jenis red mix. Tapi, sayangnya, dia galak luar biasa, dia selalu kasih mode bertahan kalau mulai dipegang. Jadi dia enggak suka banget kalau dipegang, ekornya tuh nyebet-nyabet gitu, kan sulit ya. Akhirnya, setelah kebersamaan mereka 1 minggu, Ami memutuskan untuk menjual si Maroon, Kalian tau enggak? Iguana, saat merasa enggak nyaman, perasaanya gundah gulana dia akan menggelap warna tubuhnya, kalau aku enggak nyaman mah tinggal putusin cari yang lain, lah. Skip.

Si Maroon ini selama membersamai hidup Ami, warnanya selalu gelap, tapi saat mau dijual, warnanya mulai bagus. Ternyata satu kenyataan lucu juga, Iguana merah ternyata memang terkenal lebih labil. Dan saat mau dijual, si Maroon ini ngeliatin Ami terus, si Ami sampai merasa sangat enggak tega. Di sini ada pelajaran baru yang bisa diambil, bahwa sebenernya hewan juga punya perasaan, ah berarti dia lebih parah dari iguana ya, enggak punya perasaan, hah.

Si Runa (Bahasa sansekerta, Aruna = Merah)




Ami nih masih sangat pengen punya Iguana merah, dia minta tolong ke seller si Mercy yang sekarang akhirnya jadi sahabat periguanaan, untuk cariin iguana merah lagi. Dapatlah info tentang si Runa ini, di videonya si Runa ini cantik luar biasa, menurut Ami ya, balik lagi, cantik itu relatif, yang enggak relatif tuh cuma cinta aku ke dia, paten.

Penjemputan si Runa ini sungguh penuh perjuangan loh, si Ami bahkan rela-rela berangkat jam 20.30 dari kosan ke Jakarta bareng temennya itu, yang ternyata seorang over safety rider. Bayangin aja Cikarang-Jakarta ditempuh dengan 40 Km/jam. Baru sekitar 2.30 dini hari akhirnya Runa dan Ami mendarat di kosan.

Tapi, lagi-lagi tak ada iguana yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik lagu sempurnanya Andra and The Bacakbone, halah. Ternyata spike si Runa ini kurang bagus karena telat numbuh, oia, spike tuh yang jigrak-jigrak di punggung iguana itu ya. Dan kukunya juga telat tumbuh, jadi agak kasihan juga sih, jadi susah kalau mau manjat-manjat. Tapi, alhamdulillah pas sekarang sudah besar semuanya normal, tapi sayangnya kepala putihnya si Runa sudah berubah jadi hitam. Kalau menurut Ami, ini sebenarnya kayanya salah Ami, dia sampai merasa bersalah loh. Gegara dia pernah salah beli lampu UV A, harusnya dia pakai UV B, karena yang A lebih panas.

Tapi, setelah kesedihan menjual Maroon, si Ami enggak tega jual Runa, dan ternyata alhamdulillah si Runa ini super nyenengin. Dia tuh manja dan makannya paling banyak.

Si Hena



Ini yang terakhir untuk saat ini, setelah punya Hejo dan Runa si Ami akhirnya berkeinginan mengadopsi satu lagi iguana merah yang diambil dari breeder terkenal Mbak Mei, yang ternyta tinggal di daerah Depok. Singkat cerita si Hena ini kedatangannya ke rumah enggak beda jauh sama iguana baru Ardi yang bernama Cleo. Dan benar saja, saya yang geli sama binatang juga akhirnya bisa ketawa kalau melihat keakraban mereka berdua.



Si Hena ini syukurnya enggak banyak masalah, dan sampai sekarang masih bertahan tinggal bersama Ami.


Jadi total iguana yang sekarang masih setia bersama Ami ada 3, Hejo, Runa dan Hena. Ami ini kosa di Cikarang, tiap minggu Ami sering banget main ke rumahku di Depok, untuk sekedar melepas rindu. Dalam keadaan ini Ami selalu bawa-bawa mereka bertiga.


Kalau dibilang murah juga enggak ya, karena harga iguna ini setau aku paling murah sekitar 400.000 rupiah yang gedenya masih secicak, bayangkan, bahkan ada satu Iguana idaman Ami, iguana albino, yang anakannya aja sehaga motor, sakit ya. Bahkan ada juga iguana jenis rock, yang harganya luar biasa, seharga fortuner. Jadi sebenarnya pelihara iguana ini bukan merupakan hobby yang murah juga. Tapi, buat teman-teman yang lelah jadi koleksi buaya darat, alternatif ini bisa banget dicoba loh.


Baca juga tentang "Liburan di Pulau Penyengat, Bintan".

48 komentar:

  1. Wkwkwkw gokil. Makasih lo kakakku yg alig...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoman. Langsung dibikinin kan. Hhi

      Hapus
  2. Aduh ini gimana yaa ngeliat yg albino agak gimana gitu hahaha. Btw kocak bgt kak titi milih kalimatnya

    BalasHapus
  3. Banyak amat iguananya, namanya lucu2 pula :D
    Iguana nih tampangnya aja yang nyeremin ya, tapi jinak dan makanannya kangkung. Gak ada galak2nya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju ka, bahkan mereka bisa lebih lucu dari kucing atau kelinci ehehe...

      Hapus
  4. Namanya berat2, Bejo, Slamet, tar kalo beli yg baru lg bolehlah kasih nama Barokah..

    BalasHapus
  5. lucuu tapi geliiik, eh gimana ya? pengen miara tapi enggak mau pegang hahaha

    BalasHapus
  6. Gue pikir dikit Ti, eh ternyata banyak juga Iguana-nya. Warnanya bagus-bagus tapi kalo liat langsung belum tentu berani pegang juga hehe

    BalasHapus
  7. kaaaaa extream banget daahh.. aku salah seorang yang ga suka hewan jenis apapun. ini si malah iguanaa nya banyaakk.. serem banget hehehee

    BalasHapus
  8. Hihihihi saya ndak focus ke iguananya, tapi nunggu kira - kira,mbak Titi akan menulis kata kocak apalagi nih...

    BalasHapus
  9. Iguana bisa berubah warna juga ternyata, mirip bunglon. Sayang beli hewan peliharaan kalo harganya belasan atau ratusan juta. Kalo hewannya mati, bisa ke psikiater tuh pemiliknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iguana ngga berubah warna seperti bunglon. Perubahan warnanya hanya 1 yaitu menjadi lebih gelap kalau dia dlm keadaan setress

      Hapus
  10. Hanya orang-orang yang berani yang beternak iguana..wkwkwkwk.

    BalasHapus
  11. Meski ga takut sama Iguana, tapi aku geli liatnya. Lucu banget nama Iguananya, jantan semua kali ya, mungkin kalau ada iguana betina diberi nama Mba Pur kali ya ahhahaa.
    Oh ya sekedar masukkan kalau bisa di depan nama orang jangan diberi kata "si" kesannya agak kurang bagus. Anyway seperti biasa aku selalu suka tulisanmu, dek

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu ada cewe nya dua yg merah,,, yg lain cowo ka... Mba pur jgn dijadiin nama iguana, kurang lucu wkwkwkkw

      Hapus
  12. Adaya cewe hobi piara Iguana.
    Si Bejo, Slamet, Hejo, Runa, dan Hena. kok nama Titi gak ada ya?.

    BalasHapus
  13. Aku gak pernah melihara hewan apapun kecuali ikan waktu SD. Sekarang malah udah gak pernah sama sekali hehehe

    BalasHapus
  14. Seneng gw kalo liat iguana, cuma kalo untuk melihara enggak dah, waktu kecil melihara bunglon aja ilang entah kemana wkwkwk.

    BalasHapus
  15. banyak juga koleksinya iguananya

    BalasHapus
  16. Si Hena lucu banget 😍😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih kaka, nanti disampaikan kd hena ya ehehehe

      Hapus
  17. Ini kok hobinya sama banget sama bulekku, beliau melihara iguana dari sebesar cicak dan sekarang udah 1,5 meter panjangnya. Kalau ke pasar suka di cantolin di pundak. Orang-orang ngia itu boneka, tapi pas lihat si iguana negok dan sesekali menjulurkan lidah. Orang-orang jadi penasaran adan berakhir jadi pusat perhatian.

    BalasHapus
  18. Lucu lucu iguananya..
    Warnanya juga bagus bagus..
    Cuma sampai sekarang aku belum berani megang iguana...

    BalasHapus
  19. Keren sih cewek2 berani sama iguana gitu. Btw, kalau iguana maksimal usianya berapa ya kalau dipelihara?

    BalasHapus
  20. Buset beli iguana online dipaketin... hahaaa

    BalasHapus
  21. setuju kak, hewan pun punya perasaan :)
    meski lebih setuju kalo hewan2 selain "pet" dibiarkan di habitat aslinya, tapi aku mulai kenal dunia reptil sejak adikku melihara gecko & iguana.

    BalasHapus
  22. Hihi, urusan sama reptil memang geli, meski untuk iguana dan bunglon ada di urutan paling ringan. saya juga pernah tuh punya tetangga melihara Iguana yg gede, ijo dan berjambul. Seneng lihatnya. Keren gitu deh. tapi klo suruh gendong2, ogah

    BalasHapus
  23. Lucu-lucu iguananya, namanya juga unik 😍

    BalasHapus
  24. aku suka binatang, meski geli liat nya si iguana. tapi lucu2 banget n apalagi yang albino, terus si marron kalau galak jgn dijual di sentil aja. tar juga ngerti dia. binatang itu perlu kasih sayang. cuma uler yang aku takutin, meski liatnya ngeri, aku suka intip@ ma motif ular yang bagus2 meski masih bergidik juga. makasih ya mbak tuti. infonya. ternyata iguana mahal. gmn yg ukuran gedenya ya?

    BalasHapus
  25. Gw demen nih gaya tulisanya, kocak. Apalagi 2 nama awal iguananya.
    Ada pelajaran penting disini. Benci itu sangat tipis jarakny sama cinta yah :P
    Kampret seketika menjelma jadi dewa wkwk

    BalasHapus
  26. baru lagi> haha.. melihara buaya donk.. asal jangan buaya darat

    BalasHapus
  27. Aku suka banget sama Iguana. Bentuknya serem tapi bikin jatuh cinta. Bukti bahwa fisik bukan tolak ukur untuk menambatkan hati #aiiihhhh :D

    Sayang banget sebatas mencintai tapi ga bisa memiliki sepenuh jiwa raga :D

    BalasHapus
  28. Dulu temen ada yg punya Iguana. Gede banget dan dikandang. Lebih gede dr yg ada di gambar sumpah.
    Tapi gak pernah dikeluarkan kandang. Lah ini kok bisa sebebas itu ya hehe... gak takut digigit mba.

    BalasHapus
  29. Abis liat foto2 nya ternyata lucu2 bgt malah gak takut dan pgn melihara haha

    BalasHapus
  30. kalo uda hobby ya gitu,pengen lagi dan lagi piara. Kalo aku hobi piara ikan koki,mati beli lagi.
    https://helloinez.com

    BalasHapus
  31. wah.. ini ce keren banget.. sy dari dulu pengen punya tapi gak kesmpaian...

    BalasHapus
  32. Wah, hobi koleksi Bintang reptil kalau di seriusin bagus mbak.

    Saya punya kenalan hobi koleksi Bintang reptil, dan lumayan dari hobinya bisa menghasilkan uang. Hehe. Mahal banget soalnya kalau dijual.

    Anyway, lucu banget iguananya. Adiknya masih piara iguana mbak?

    BalasHapus
  33. wuah aku pernah liat pentas Reptil di Taman Suropati tuhh..
    bisa ikutan..tapi ini ((cewekk)) lohh

    BalasHapus
  34. Woow. Ini baru keren. Iguana. Jarang2 loh

    BalasHapus
  35. Ini nama para iguana jangan jangan di ambil dari nama mantan ya ti?

    BalasHapus
  36. Itu nama iguana lucu-lucu yaa... banyak juga euy.

    BalasHapus
  37. gile titi peliharannya luar biasa :D

    BalasHapus
  38. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  39. duuh titi...piara buaya darat itu gimanaa wajarnyaa..hihihi

    BalasHapus
  40. Kenapa ga ada yang mau pelihara buaya rawa atau sungai ya? Kan lebih menantang. Hahahahah

    BalasHapus