Ini berawal dari hari itu, saat aku sungguh bingung cari hadiah buat seorang teman. Sudah sangat bosan sama yang itu-itu aja, yang ini-ini lagi, pengen yang beda, pengen yang lain. Tapi, selayaknya seorang anak muda kebanyakan acara, aku enggak punya cukup waktu untuk mempersiapkan segalanya.



Percakapan Telegram grup (TrioBaper)  sepulang dari Bintan.

Yuan (Y) : Eh, Jepang, yuk.
Leni (L)  : Yuk, bertiga lagi.
Aku (A)   : Ah, males. Gue izin enggak ikut yak.

Postingan ini adalah tindak lanjut dari postingan Pulau Penyengat tempo hari. Jadi, sebenarnya tujuan utama kami adalah Pulau Bintan, yang pasti namanya sudah lebih tenar. Ada apa di Pulau Bintan ini? Ada banyak, yang pastinya kenapa kita ke sini adalah karena ada si Yuan di sini yang membuat kita tergiur untuk nyusul.

Ini adalah kisah seorang anak perempuan, single umur sekian tahun dan jatuh cinta sama hewan reptil yang menurut aku agak aneh untuk dicintai, iguana. Kebayang enggak sih, perempuan kok piaranya reptil, kalau piara buaya darat mah masih agak wajar ya, nah ini piara semacam kadal, Iguana.