Tetap Tampil Cantik Saat Mendaki Gunung

Maret 09, 2018



Touch up di Hutan Mati, Gunung Papandayan.
Touch up di Hutan Mati, Gunung Papandayan.
Apa sih yang terlintas di benak kalian ketika mendengar tentang perempuan dan naik gunung? Aku yakin, enggak sedikit dari kalian yang terbayang cewek kucel super cuek,  dengan baju yang penting aman dan wajah cemong dengan bedak tanah kering yang berterbangan. Rasa-rasanya kita harus sama-sama mulai merubah paradigma itu, penasaran kenapa? Karena, jelas perempuan dan puncak-puncak gunung sekarang sudah bersahabat lebih dari erat. Buat kalian perempuan yang mau coba naik gunung, tapi takut terlihat kusam dan enggak banget. Kemudian menyebabkan mood berantakan dan akhirnya males bergaya di depan kamera, padahal view alamnya sudah juara banget, aku punya cara supaya tetap cetar dan gaya di atas awan.

Entah, hanya aku saja atau memang sebagian besar cewek kalau mau naik gunung berpikir keras, baju apa yang mau dipakai? Make up apa yang mau dibawa? Masih bisa skin care-an enggak sih di gunung? Bagusnya pilih style kaya apa ya? Dan berbagai pertanyaan, yang kalau kita tanya ke cowok-cowok malah bakalan diketawain. Nah, di sini aku bakal bahas hal-hal yang cewek banget, yang bikin mood di puncak tetap OK.

SKIN CARE


Pertama, masalah skin care dulu kali ya, beberapa dari kalian pasti berpikir, “Yaelah, lo mau muncak, segala mikirin skin care.”

Bebas sih ya, kalian mau berpikir kaya gitu juga, hak asasi segala bangsa kok kalian mau komentar dan mikir kaya apa. Tapi, kalau buat aku pribadi, merawat kulit dimanapun berada itu masih tetap jadi prioritas. Kalian enggak perlu bawa yang ribet-ribet juga sih, sampai-sampai nanti akhirnya tas carrier kalian penuh sama skin care doang. Dan biasanya aku mereplace mereka ke wadah-wadah yang lebih kecil. Aku biasanya punya beberapa skin care andalan yang harus dibawa:

  • Alat Mandi, sebagian besar dari kalian pasti sudah sangat tidak tahan untuk protes masalah ini, kalian pasti pernah tahu perihal enggak boleh bawa alat mandi ke gunung. Nah, jangan salah kaprah dulu ya. Kita bukan mau mandi di sumber-sumber mata air jernih di atas. Alat mandi ini cuma bakalan ikut sampai ke kamar mandi basecamp. Kalau aku pribadi, membiasakan untuk sempet-sempetin mandi di basecamp sebelum mulai nanjak. Kan, males banget ya setelah perjalanan jauh dan menerima kenyataan enggak mungkin mandi di atas nanti, tapi melewatkan kesempatan mandi dengan layak di basecamp.
  • Hand & Body Lotion. Saat kalian muncak, pastikan   kalian memilih Lotion yang ber-SPF tinggi ya. Karena kulit kalian bakal banyak terpapar sinar matahari terus-menerus sepanjang perjalanan. Hand & Body lotion ini juga sangat penting untuk menjaga kelembapan kulit kalian yang pastinya akan sangat kering, mengingat udara dingin dan kering di atas nanti.
  • Pelembap Bibir. Lagi-lagi karena udara super dingin dan kering di atas nanti, enggak heran kalau kalian harus memastikan bibir kalian aman. Dengan cuaca ekstrim di puncak nanti, tanpa pelembap bibir yang super moist, jangan salahkan siapa-siapa saat turun nanti bibir kalian bakal pecah-pecah, retak-retak kemudian tidak lagi seindah dulu, ngerusak mood banget kan.

MAKE UP


 
Tetap cantik di jalur pendakian.
Tetap cantik di jalur pendakian.
Eh, ini enggak salah ya, masa make up sih. Ya, kalian enggak salah baca dan aku juga enggak salah tulis kok. Setiap naik gunung aku enggak pernah lupa buat bawa beberapa make up yang bakal aku sebutin satu persatu, dibawah ini:

  • Pembersih wajah (Micellar water), spesifik banget sih,Ti. Iya dong, kenapa harus Micellar Water? Atau sebelumnya kalian masih bingung ya, ini jenis pembersih wajah macam apa? Jadi, si micellar water cara pakainya mirip-mirip toner, bentuknya juga cair kaya air. Si pembersih wajah ini super simpel buat dibawa ke gunung. Kalian pasti males dong buat ribet bolak-balik keluar masuk tenda ―mengingat udara di gunung, yang pastinya bikin kalian males ninggalin tenda, barang satu menit­― hanya untuk cuci muka. Dengan micellar water ini kalian cukup basahi kapas, dan langsung oles-oles ke muka, deh. Biasanya, dia cukup efektif mengangkat kotoran dari wajah, dan yang terpenting tetap menjaga kelembapan kulit wajah kalian.
  • Pelembap wajah ber-SPF tinggi. Ini, yang paling penting nih, kalian wajib banget bawa barang satu ini. Kalian pasti enggak mau kan, pas turun gunung kulit wajah kalian jadi super belang. Kalau kucing belang tiga malah bagus, nah kalau kulit wajah, malah bikin mood jadi berantakan.
  • Bedak two way cake. Duh, males kan kalau sudah susah payah sampai puncak, tapi wajah kita cemong sana-sini. Aku enggak pernah lupa nih, bawa bedak two way cake supaya enggak perlu ribet lagi sama foundation dan jadi super simpel juga karena biasanya sudah dilengkapi cermin yang nempel di tutup bedaknya.
  • Pensil alis dan lipstiknya, yang ini enggak boleh ketinggalan dong, dekorasi wajah yang wajib dibawa. Karena, gunung dan lipstik warna merah darah adalah perpaduan yang pas untuk diupload ke instagram. Dan, melihat foto-foto bagus sesaat tiba di rumah nanti niscaya sangat mampu melunturkan segala lelah.

OUTFIT


Ini yang paling penting ya, pastikan outfit kalian harus tetap cantik ya, males kan kalau di atas nanti, mood kalian harus jadi berantakan karena hasil foto yang enggak sesuai ekspektasi. Misal, warna baju kalian yang ternyata selaras sama pepohonan, berasa jadi bunglon kan. Kalau aku pribadi sih, setiap naik gunung selalu memastikan menggunakan outfit senyaman mungkin. Tapi, tetap warna-warni heboh, supaya tetap keliatan segar walaupun mungkin sudah cukup lecek sebenarnya, haha. 
 
Tetap matching dan pink meski harus mendaki tebing terjal.
Tetap matching dan pink meski harus mendaki tebing terjal.

Entah sih, menurutku pribadi, tetap tampil cetar walau di atas awan itu tergolong sangat penting. Kalau aku sih, warna yang cerah meriah itu bisa banget bikin mood naik drastis. Aku sendiri typical orang yang moody dan enggak suka sama segala yang monochrome dan terlalu selaras. Aku suka pakai banget, sama warna-warna terang macam hijau tosca, merah muda, oranye, ungu muda, biru muda, kuning dan berbagai warna terang benderang lainnya. 

Jadi, buat kalian para wanita yang masih ragu buat naik gunung karena takut keliatan kucel dan mirip laki-laki, jangan berpikir begitu lagi lah ya. Naik gunung, bisa banget kok bergaya perempuan banget. Kalian masih sangat bisa banget pakai bandana warna-warni lucu, atau kalau yang berhijab kaya aku, bisa banget pakai hijab warna-warni lucu. Masih bisa banget kok, pilih sepatu gunung yang warnanya nyenengin, kaya sepatuku yang talinya ungu-ungu begini. Atau, kalian mau bergaya pakai topi-topi keren biar tetap terlihat keren dan yang pastinya enggak kepanasan. 
 
Tetap cetar meski sudah di atas awan. Jalur Pendakian Gunung Sumbing
Tetap cetar meski sudah di atas awan.

Sejujurnya, akan banyak banget hal yang bakal bikin mood berantakan saat kita melakukan perjalanan menuju puncak-puncak tinggi gunung-gunung itu. Dari mulai tas carrier luar biasa berat, jarak perjalanan yang enggak mungkin hanya satu atau dua jam, belum lagi jalur yang tak pernah bisa dibilang benar-benar bersahabat, ketersediaan air yang biasanya justru kurang, belum lagi kenyataan tidur di tengah dingin malam memcekam yang hanya berkasur sleeping bag, dan banyak lagi hal-hal yang pastinya bisa banget bikin mood kita sebagai perempuan berantakan seketika.

Tapi, aku sendiri perlahan mulai mencari solusi untuk itu, karena rasanya sedih kalau harus menyerah sama perjalanannya, kalau ingat betapa menakjubkannya pemandangan di atas sana. Beberapa benda yang aku sebutkan di atas adalah salah satu solusinya, team yang menyenangkan juga pastinya mengalahkan segala lelah dan sulitnya proses menuju puncak di atas awan. Inilah kita, perempuan, makhluk dengan segala keterbatasan tapi dengan kekuatan hati dan pikiran yang tak terbatas. Kita memang moody luar biasa, tapi kita punya seribu satu cara mengatasinya. Selamat bertualang, selamat menikmati lukisan indah sang kuasa lebih dekat, selamat mensyukuri setiap langkah.

Jangan bunuh sesuatu kecuali waktu. Jangan ambil sesuatu kecuali gambar. Jangan tinggalkan sesuatu kecuali jejak. Jangan membakar apapun kecuali SEMANGAT.


  • Share:

You Might Also Like

18 komentar

  1. Sering nanjak sama cewe tapi ga pernah liat ada yang dandan, tapi tetep cantik ko karena kecantikannya alami dan bersinergi dengan alam. Ea wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. berarti lo perlu nanjak bareng gue day! hha

      Hapus
  2. Keren euy sarannya... But jangankan ke gunung, kemana-mana saya ndak dandan sama sekali...Sepertinya saya perlu kursus privat nih ke mbak Titi..

    BalasHapus
  3. Yg penting sebelum foto d puncak, wajib dandan dlu..wkwkw

    BalasHapus
  4. Tipsnya boljug nih..tp emang sempet dan dan dan...udah kepikiran capenya aja..
    Tag line yg selalu ada digunung-gunung

    BalasHapus
    Balasan
    1. sempat enggak sempat itu masalah niat. hhe

      Hapus
  5. Mantap kaka, kapan2 ajak aku nanjak dong kaka..

    BalasHapus
    Balasan
    1. duh mau donk nanjak bareng kk madi, pasti ftonya nanti bagus2

      Hapus
  6. Keyeen titi...ttp cantik saat naik gunung. ;)
    Jangan buang sampah sembarangan..kalau kenangan sih boleh. Wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. ah mbak dewi jangan ngomongin kenangan donk. hhe

      Hapus
  7. Berkabar dong Kak kalo mau nanjak2 cantik. Hehehe...

    BalasHapus
  8. Tips Tetap ganteng saat mendaki
    1. Tebar pesona
    2. Pake lotion biar ga item
    3. Jangan bawa yang berat,biar bisa bawa 2 tas, 1 tas cowo 1 lagi bawain tas cewe yang ke capean
    4. Apa lagi ya
    Ha-ha-ha

    Mau di gunung atau di mall tetap make up ya mba ? Biar gincu.. :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya ampuun ada tips ganteng jga yaaa.
      lohh iyaa donk mas, gincu selalu nomer 2 setelah bismillah. hha

      Hapus
  9. Iyesss setuju. Meskipun bukan anak gunung tapi seengganya enak diliat. Minimal buat sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. minimal buat postingan di IG. hihihi

      Hapus