Reminder Ketaatan



Kehidupan dan segala hal yang ada di dalamnya sesungguhnya adalah  sebuah sekolah, untuk yang mau belajar, untuk yang mau mengambil hikmah dan untuk yang mau bersyukur. Banyak hikmah yang bisa diambil dibalik segala cobaan yang Allah berikan, dibalik segala yang kita lihat, dengar dan rasakan.

Setiap tetes keringat yang keluar karena rasa lelah, sesungguhnya bisa berubah dengan peluh syukur saat kita meniatkannya untuk ibadah di jalanNya. Saat segala tutur yang keluar dijaga dengan baik, sesungguhnya kita telah menjaga kehormatan diri dan keluarga.

Terkadang kita lalai atas segala hal tersebut diatas. Terkadang rasa angkuh merasuk jiwa, rasa dendam mengotori hati dan rasa iri meracuni diri. Memang kita adalah manusia yang tak pernah luput dari segala khilaf dan dosa. Memang sudah kodrat kita seperti itu, tapi bukan berarti kita tidak bisa berusaha untuk menjaga diri ini dari segala khilaf dan dosa dengan cara selalu mengingatNya, dengan selalu tersadar dengan sepenuhnya bahwa segala yang kita lakukan diawasi, dan dilihat olehNya.

Allah itu Maha Segalanya, apa yang mau kita sombongkan dari diri ini. Tubuh ini tak lebih besar dari butiran debu dibanding dengan luasnya ciptaanNya. Jika boleh ada yang sombong, hanyalah Dia yang pantas. Segalanya hanyalah titipan yang harus kita jaga dan rawat dengan baik.

Dunia ini hanya tempat bersinggah, dan di akhirat nanti yang kekal abadi selamanya. Buat apa kita sombongkan segala yang kita miliki hari ini. Tulisan ini bukan untuk menghakimi siapapun, tulisan ini untuk aku, untuk mengingatkan diriku sendiri. 

Aku ini jauh dari sempurna, masih sangat jauh dari taat, masih sangat jauh dari solihah, masih terus belajar menuju dienNya, masih terus berusaha mendapat Ridhonya. Aku ini hanya yang penuh khilaf, penuh dosa, aku masih sangat jauh dari kata alim. Aku menulis ini hanya untuk mengingat kan diri yang lemah yang terlau sering lalai, terlalu sering berdosa, yang masing sering mengotori mata, hati dan pikiran.

0 comments:

Posting Komentar